SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggalakkan pembinaan. Hal ini dilakukan guna menekan angka kejadian klithih bahkan tawuran antarpelajar. Upaya pembinaan ini berupa penyuluhan. Penyuluhan dilaksanakan pada Senin, 27 Januari 2020 di ruang Graha Assakinah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.
Peserta penyuluhan tahap pertama ini adalah Peserta Didik Kelas X. Menghadirkan narasumber dari Binmas POLDA DIY yakni Bapak I Made Muliawan didampingi oleh Bapak Lilik Hermawan. Beliau menuturkan bahwa penyakit remaja yaitu tingkat emosional yang labil sehingga mudah terprovokasi. Hal ini memicu gesekan antar sekolah.
Kepala Sekolah, Ibu Fitri Sari Sukmawati, M.Pd., mengimbau agar peserta didik menjunjung tinggi nilai dan norma agama. Dengan berpegang teguh pada ajaran agama dan meningkatkan keimanan masing-masing peserta didik dapat membentengi diri dalam meluasnya pergaulan di antara remaja saat ini.
Pihak sekolah melarang peserta didik terlibat dalam aksi kekerasan dan kriminalitas seperti klitih. Jika terbukti terlibat, peserta didik dikenakan sanksi sesuai hukum perundang-undangan dan sanksi sesuai, aturan yang berlaku dari sekolah. Sekolah pun telah memberikan penyuluhan dan himbauan bahkan pembinaan melalui peran Bimbingan Konseling agar meredamkan gejolak emosional peserta didik dari maraknya klitih. (RJ/AFN/ARI)
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) menyelenggarakan Seminar Motivasi bertajuk "Perang Siasat...
Sebanyak 34 murid terbaik yang terpilih dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar Pertemuan dengan Masyarakat Sekitar pada Rabu (5/8/2026)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Salah...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui dua muridnya,...
Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.