PPDB 2027/2028 Penerimaan Peserta Didik Baru Gelombang Utama Telah Dibuka!

SMA Muhi Jalin Kerja Sama Boardgame Pembelajaran

13 Juli 2026 Adam Al Hakim , Kurikulum, 64 Kali Dilihat 0 Komentar

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Koneksi Hati Indonesia melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) tentang Kerja Sama Integrasi Boardgame sebagai Media Pembelajaran. Kesepakatan yang ditandatangani pada 1 Juli 2026 di Yogyakarta ini berlaku selama satu tahun, mulai Juli 2026 hingga Juni 2027. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Yayasan Koneksi Hati Indonesia, Dwi Retno Utami, dan Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd. Nomor identitas para pihak tidak dipublikasikan demi menjaga kerahasiaan data pribadi. Kerja sama ini dilandasi kesamaan visi kedua belah pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, kolaboratif, dan berpusat pada murid. Yayasan Koneksi Hati Indonesia memiliki kompetensi dalam pengembangan media pembelajaran berbasis boardgame serta pengalaman dalam pelatihan, pendampingan, dan implementasi pembelajaran berbasis permainan (Game Based Learning), sementara SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berkomitmen mengintegrasikan pendekatan tersebut ke dalam proses pembelajaran di sekolah.

 Melalui MoA ini, kedua belah pihak sepakat menjadikan boardgame sebagai salah satu media pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Tujuan kerja sama ini meliputi peningkatan kualitas proses pembelajaran melalui pendekatan Game Based Learning, pengembangan kompetensi guru dalam memanfaatkan boardgame sebagai media pembelajaran, penumbuhan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta penguatan karakter murid. Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk mengembangkan model implementasi boardgame yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan murid dalam menghadapi tantangan masa depan.

 Ruang lingkup kerja sama yang akan dilaksanakan selama satu tahun mencakup analisis kebutuhan implementasi boardgame, penyusunan strategi integrasi boardgame ke dalam kurikulum sekolah, penyusunan modul pembelajaran, pelatihan guru, penyediaan perangkat pembelajaran sesuai kesepakatan, pendampingan implementasi pembelajaran, monitoring dan evaluasi, penyusunan laporan pelaksanaan program, hingga pemberian rekomendasi pengembangan program pada tahun berikutnya. Melalui sinergi ini, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berharap dapat menghadirkan ekosistem pembelajaran yang lebih kreatif, menyenangkan, dan efektif sehingga murid semakin aktif terlibat dalam proses belajar. Kerja sama ini sekaligus menjadi langkah nyata sekolah dalam mengadopsi inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman serta memperkuat kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kompetensi, karakter, dan keterampilan murid. (YUS)

Tags: Kurikulum
Dipost Oleh

Adam Al Hakim

Tinggalkan Komentar