Yogyakarta (22/10), ruang aula SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (Muhi) penuh karena dikunjungi 450 peserta lebih untuk mengikuti acara Bedah Buku Faith and The City bersama HanumSalsabiela Rais. Acara tersebut diadakan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhibekerjasama dengan perpustakaan SMA Muhi dalam rangka upaya pemberdayaan gerakan literasi. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat literasi kepada siswa SMA Muhi, dan seluruh pelajar di Jogja.” ungkap Najah selaku ketua panitia bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP).
Sebelumnya, kegiatan gerakan literasi dimulai dengan bakti sosial (baksos). IPM SMA Muhi mengemas kegiatan baksos dengan membagikan buku-buku islami dan motivasi yang ditujukan kepada Pondok Pesantren/Panti Asuhan AR Fakhrudin Kulon Progo. “IPM SMA Muhi membagikan buku-buku bacaan kepada teman-teman Pondok Pesantren AR Fakhrudin, harapannya mampu memberikan dorongan semangat dan motivasi untuk menimba ilmu.” Tambah Zulfatah selaku ketua IPM SMA Muhi.
Kegiatan temu bersama penulis Hanum Salsabiela Rais adalah bentuk langkah serius IPM SMA Muhi dalam amanat muktamar IPM tentang literasi. Peserta merupakan peserta didik SMA Muhi, pelajar Daerah Istimewa Yogyakarta, mahasiswa, dan mengundang 41 santri dari Pondok Pesantren/ Panti Asuhan AR Fachrudin Kulon Progo beserta tiga guru pendamping.Acara dibuka oleh bapak Darmansyah, S.H, dimeriahkan oleh nasyid SMA Muhi Hamba Voice, dan dilanjutkan penyampaian proses kreatif penulis novel Faith and the City yang disampaikan langsung oleh sang novelis yakni Hanum Salsabiela Rais.
“Sebentar saya ingin bernostalgia dengan ruangan ini.” Ucap Hanum saat hendak berbicara tentang proses kreatifnya. Hanum Rais Salsabiela adalah alumni SMA Muhi angkatan 1999 yang pernah menjadi ketua Gema Ta’aruf, pada jenjang berikutnya Hanum mengambil jurusan kedokteran gigi UGM, dan pernah bergelut di dunia jurnalistik. Memori mengenyam pendidikan di SMA Muhi masih sangat melekat, beberapa kali Hanum menyampaikan kalimat motivasi seorang pendidik yang mengajak dirinya sukses hingga mampu menginjak di tanah Eropa.
Hanum Rais telah melahirkan beberapa novel, diantaranya adalah 99 Cahaya di Langit Eropa,Bulan Terbelah di Langit Amerika, dan Faith and The City.Karya yang ia ciptakan adalah bentuk upaya dakwah dan passion yang tiba-tiba hadir dalam diri penulis.” Menjadi penulis adalah rahasia Allah.” Ungkap Hanum.
Menurut Hanum, proses kreatif adalah tantangan luar biasa, untuk memahami diri, orang lain, dan segala yang muncul di kehidupan. Menulis harus memiliki bekal yang bijak, memperbanyak aktualisasi bacaan, serta hati yang baik. “Mari keluar di zona nyaman, manajemen dan seni membagi waktu kita bangun dengan sebaik-baiknya, dan niatkan hati yang tulus.” Ujar beliau.(ICH)
Cabang olahraga basket tingkat SMP sederajat dalam ajang Moehi National Competition (MONACO) XI...
Yogyakarta – Pesantren As-Sakinah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta resmi membukarangkaian...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menerima kunjungan studi tiru dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah...
Tiga murid SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih...
Sebanyak sebelas murid SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berhasil mengukir prestasi pada Festival Lomba...
Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.