PELEPASAN SANTRI KELAS XII PESANTREN AS-SAKINAH SMA MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA
Yogyakarta, 8 Mei 2025 — Pesantren As-Sakinah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar acara pelepasan santri kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 pada Kamis (8/5) bertempat di Restoran Mang Engking, Soragan. Acara dimulai setelah salat Zuhur dan berlangsung hingga selesai, dihadiri oleh 23 santri yang telah dinyatakan lulus.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pamong Pesantren Ustaz Hanan Waskhita, BA bersama para musyrif dan staf dapur. Dari pihak sekolah, hadir Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Drs. Herynugroho, M.Pd., Wakasek Sarpras Bayu Dwi Pinto Kurniawan, S.Sos., Wakasek Kesiswaan Edo Lestari, S.Pd., M.Psi., Wakasek ISMUBA Isnanto Widi Putranto, M.Pd., Wakasek Kurikulum Marsuni, S.Pd., serta Bendahara Mahargian Andrianto, S.S.
Dalam sambutannya, Ustaz Hanan menyampaikan apresiasi atas perjuangan para santri selama tiga tahun menempuh pendidikan dan pembinaan di pesantren.
"23 santri ini adalah lulusan terbaik yang mampu bertahan di pesantren ini selama tiga tahun. Banyak kekurangan dan kelebihan dari kegiatan yang telah dijalankan oleh Mujannib Pesantren, misalnya pendakian ke Gunung Api Purba dan pembukaan kegiatan di awal tahun ajaran," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini terdapat enam santri yang akan mengikuti wisuda tahfiz yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Dalam pesannya, ia mengingatkan para santri untuk terus meningkatkan ibadah dan memohon pertolongan kepada Allah SWT dalam setiap urusan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. Herynugroho, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri dan orang tua.
"Kami dari sekolah mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang telah hadir sebagai perwakilan, karena belum semua bisa diundang. Santri di pesantren adalah peserta didik istimewa, role model bagi siswa lainnya karena menunjukkan komitmen luar biasa untuk bertahan, tidak menyerah atau mencari alasan untuk keluar," jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa jumlah pendaftar pesantren tahun ini meningkat tajam, menunjukkan kepercayaan publik yang semakin tinggi. Selain itu, ia mengapresiasi enam santri yang akan mengikuti wisuda tahfiz meskipun sekolah tidak memiliki program formal tahfiz.
"Ini menunjukkan keberhasilan pembinaan di pesantren. Tahun lalu tidak ada, tapi tahun ini justru menjadi yang terbanyak dibanding sekolah lain. Mohon maaf jika masih ada kekurangan dari kami dalam menyediakan fasilitas dan layanan. Insyaallah akan terus kami evaluasi," tambah Herynugroho.
Acara ini juga menobatkan Ilham Malik Ibrahim dan Tsaqif Ramadhan Muhammad sebagai lulusan terbaik Pesantren As-Sakinah tahun ajaran 2024 dan 2025.
Perwakilan santri, Mirza, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama di pesantren. Beberapa orang tua yang hadir juga turut menyampaikan kesan dan harapan mereka terhadap proses pendidikan anak-anak di asrama.
Acara berlangsung dengan khidmat sebagai penutup perjalanan tiga tahun para santri menempuh pendidikan berbasis asrama yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. (Ramadhanur Putra)