Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa. Melalui menulis semua orang dapat mengungkapkan pendapat, ide-ide, perasaan, dan lain-lain. Namun, budaya menulis secara umum masih sangat minim, SMA Muhi punya upaya meminimalkan fenomena itu dengan mengadakan berbagai kegiatan. Kegiatan yang baru saja diadakan adalah workshop sastra dan kepenulisan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh perpustakaan SMA Muhi di bawah koordinasi waka kesiswaan. Workshop tersebut dilaksanakan pada Hari Selasa, 12 Desember 2017 di perpustakaan pukul 08.30-12.00 WIB. Adapun pesertanya adalah peserta didik kelas X dan XI yang berjumlah 31. Selain itu pendidik Bahasa Indonesia dan Inggris serta seluruh pustakawan.
"Menulis adalah menanam kebaikan jika yang ditulis adalah hal-hal baik. Maka melalui menulis, kita akan dikirim bertubi-tubi pahala jika tulisan kita publikasikan kepada banyak orang", itulah salah satu kalimat yang mampu menghipnotis peserta workshop. Pemateri dengan intonasi yang meyakinkan itu mampu mencuri perhatian peserta sehingga dari awal sampai akhir acara, peserta mengikuti dengan antusias bahkan tidak ada yang dapat berpaling dari penjelasan beliau. Beliau adalah Evi Idawati, salah satu sastrawa dari Yogyakarta. Beliau hanya memberikan pemaparan materi tentang mengapa harus menulis dan bagaimana cara menulis selama satu setengah jam. Setelah acara tersebut, seluruh peserta disuruh mencoba menulis karya sastra dengan bentuk genre bebas tetapi temanya sastra anak. Lalu pada pelaksanaan workshop kedua yang diadakan pada Bulan Januari 2018, peserta sudah membawa karya sastra. Hasil karya tersebut akan diterbitkan menjadi antologi karya sastra anak SMA Muhi.
Melalui kegiatan terebut diharapkan keterampilan menulis menjadi budaya di lingkungan Muhi, baik bagi peserta didik maupun PTK. "Saya berharap dengan kegaiatan ini dapat melahirkan penulis handal sebagaimana kakak kelas mereka dulu seperti Muhammad Fata, Hanun Salsabila Rais, dan lain-lain", ungkap waka kesiswaan, Bapak Darmansyah, S. H. Tidak ada yang tidak mungkin. "Menulis itu mudah, tulislah pengalaman apa yang pernah Anda alami lalu bumbui dengan imajinasi," papar Ibu Evi. Jadi, semua dapat menulis dengan syarat ada kemauan dan cinta. (Ari)
Cabang olahraga basket tingkat SMP sederajat dalam ajang Moehi National Competition (MONACO) XI...
Yogyakarta – Pesantren As-Sakinah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta resmi membukarangkaian...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menerima kunjungan studi tiru dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah...
Tiga murid SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih...
Sebanyak sebelas murid SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berhasil mengukir prestasi pada Festival Lomba...
Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.