Pada Sabtu, 11 September 2011, IPM ranting SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta mengadakan kegiatan kajian muslimah secara daring melalui zoom meeting. Drs. H. Herynugroho, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan positif apalagi saat kondisi pandemi. “Kedepannya, tantangan yang dihadapi anak-anak sangat berat. Kegiatan ini dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan, kemampuan berkolaborasi dan bekerjasama dengan pihak lain, serta kemampuan berpikir kritis, apalagi saat pandemi,” imbuh Beliau.
Sementara itu, ketua panitia yaitu Celia Athira Nur Fildzah kelas XI MIPA 7 berharap kajian yang mengangkat tema "Emansipasi Wanita: Aksi atau Fantasi?" ini dapat menambah wawasan siswi terkait persamaan dan hak-hak yang diterima oleh wanita. Acara yang diikuti sekitar 200 siswi tersebut merupakan kegiatan yang kedua kali dilaksankan oleh IPM. Panitia berharap semoga kegiatan ini akan sering dilaksanakan agar semakin bertambah wawasan tentang hak dan kewajiban wanita dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara yang digelar mulai pukul 12.30 - 15.00 WIB menghadirkan pemateri Kholida Annisa. Kholida Annisa berpesan bahwa sebagai generasi milenial di zaman berkemajuan ini sudah seharusnya kita sadar akan emansipasi wanita, sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan As-Sunnah. “Firman Allah Swt., dalam Q.S. Al-Hujurat ayat 13 menyatakan bahwa pria dan wanita itu sama, hanya tingkat ketaqwaannya saja yang membedakan,” tutur Kholida Annisa. (Aris/Ari).
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) menyelenggarakan Seminar Motivasi bertajuk "Perang Siasat...
Sebanyak 34 murid terbaik yang terpilih dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar Pertemuan dengan Masyarakat Sekitar pada Rabu (5/8/2026)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Salah...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui dua muridnya,...
Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.