Turi (6/10), desa wisata Pulesari menjadi obyek kegiatan Outbond untuk siswa kelas X. Desa wisata tersebut merupakan destinasi yang nyaman untuk dijadikan tempat muhasabah siswa kelas X. “Desa ini memiliki lingkungan nyaman dan tim Outbond yang berintegrasi dengan tema yang kami bawa, yakni pembelajarab di luar kelas”, terang bapak Edo Lestari, S.Pd., selaku panitia.
Outbond kelas X dilaksanakan pada hari Sabtu dan Ahad, 5 s.d. 6 Oktober 2019 dengan pembagian lima kelas per harinya. Mengusung tema Regulated Learning and Asertif Learning, kegiatan tersebut diharapkan mampu mengasah kepercayaan, kedewasaan, dan kemandirian siswa. Selanjutnya sesi motivasi juga turut disampaikan kepada siswa dengan tujuan memunculkan nilai-nilai kejujuran yang intelektual.
Selain itu, kepala SMA Muhi menjelaskan bahwa kegiatan Outbond kepada siswa adalah bentuk Kauniyah yakni membaca ayat Allah SWT di alam. “Ananda harus bersyukur, tempat ini adalah lingkungan yang asri, indah, dan bentuk kebesaran Allah. Jika di sekolah kita membaca ayat qauliyah, di sini kita muhasabah dengan Kauniyah. Sukses untuk ananda.” Terang bapak Tri Ismu Husnan Purwono, S.H., M.M., dalam sambutannya. (Ich)
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) menyelenggarakan Seminar Motivasi bertajuk "Perang Siasat...
Sebanyak 34 murid terbaik yang terpilih dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar Pertemuan dengan Masyarakat Sekitar pada Rabu (5/8/2026)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Salah...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui dua muridnya,...
Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.